George Williams, Tokoh Pendiri YMCA

oleh: Jhohannes Marbun

Tanggal 06 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai hari lahirnya Young Men’s Christian Association (YMCA) atau sering dikenal dengan YMCA Day. Siapakah tokoh dibalik lahirnya perkumpulan organisasi pemuda kristiani tersebut? Tokoh tersebut adalah George Williams, anak bungsu dari delapan bersaudara dari pasangan Amos dan Elisabeth Williams. George Williams lahir pada tanggal 11 Oktober 1821 di Dulverton, Somerset, Inggris. Kelahiran George Williams mewakili sebuah pergeseran situasi sosial Revolusi Industri, dimana terjadi arus urbanisasi dari pedesaan ke kota-kota berkembang di Inggris. George Williams bukanlah orang yang taat beragama bahkan tidak percaya adanya Tuhan pada awalnya. Perjumpaan dia dengan Tuhan dimulai ketika beliau belajar di Bridgewater. Sejak itulah George Williams mulai mengenal Tuhan dan berbagi tentang Yesus Kristus melalui kelompok-kelompok persekutuan doa di berbagai organisasi Kristen, antara lain Church Missionary Society, The British and Foreign Bible, and Religious Tract Society. Keaktifannya dalam organisasi kristen tersebutlah, menginspirasi George Williams untuk membentuk asosiasi perkumpulan pemuda kristiani yang kemudian dikenal dengan nama Young Men’s Christian Association (YMCA) yang berdiri pada tanggal 06 Juni 1844.

Melalui organisasi YMCA, George Williams menggalang anak muda dari berbagai penjuru dunia terlibat dalam berbagai kegiatan penginjilan dan kegiatan yang mengarah pada gerakan perubahan sosial, salah satu yang dilakukannya adalah berjuang untuk perbaikan kondisi kehidupan 150.000 kaum buruh pertokoan di London dari perbudakan para majikan yang telah dimulai sejak 1841. Salah satu motto hidupnya yang banyak dikenal yaitu, “bukan soal sedikit tidaknya, tetapi soal berapa banyak yang telah kita lakukan untuk orang lain.”. Sebagai seorang pengusaha muda yang peduli akan nasib kaum buruh, George Williams secara rutin menyerahkan dua-pertiga dari pendapatannya, dalam rangka membantu orang lain. Begitu pula ketika berdirinya YMCA, George Williams tidak segan-segan menggunakan uang pribadinya untuk pendanaan YMCA. Atas upaya tersebut, tahun 1894, Ratu Victoria memberikan gelar kebangsawanan kepada George Williams.

Kenangan terakhir George Williams melalui organisasi yang didirikannya yaitu pada ulang tahun YMCA ke-61, tanggal 6 Juni 1905. Pesan terakhirnya ketika itu adalah “…jika Anda ingin memiliki kehidupan yang bahagia, berguna, dan menguntungkan, berikanlah hati Anda sepenuhnya selagi Anda masih muda.”. Beliau meninggal pada tanggal 16 November 1905 dan dikuburkan di dalam Katedral Santo Paulus (St. Paul’s Cathedral) di London.

Selamat Ulang Tahun YMCA ke-169.

Sumber:

1. Ed Hid, Rev., Sir Geroge Williams and The YMCA dalam http://www3.telus.net/st_simons/cr9604.htm

2. http://id.wikipedia.org/wiki/George_Williams

Tentang joemarbun

Dilahirkan di sebuah propinsi yang kaya minyak bumi, yaitu bumi lancang kuning Riau. 3 bulan setelah lahir, langsung dibawa ke kebun Sei Rokan Riau, di tempat dimana Bapak saya bekerja hingga pensiun. Sampai kelas 1 (satu) SMA, waktunya dihabiskan di Ujung Batu Rokan. Setelah itu Hijrah ke KOta Palembang smpe lulus SMA tahun 1998. Setelah itu ke Medan dan terus ke kota Jogja dan sekaligus studi di Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Hingga saat ini domisiliku di Jogja. Aktifitas selama ini berhubungan dengan sosial dan kemanusiaan. Saat ini mendirikan Lembaga Transformasi dan Advokasi Kesehatan (LeTAK) pada 08 Agustus 2008 (08-08-08) yang berkantor di Jakarta. Tidak hanya sampai disitu. pada awal bulan Januari 2009, saat terjadinya pengrusakan situs Majapahit Trowulan oleh oknum pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI, saya bersama beberapa teman mendirikan sebuah organisasi yang bernama: Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) yang konsen untuk permasalahan-permasalahan Warisan Budaya di tanah air Indonesia.
Pos ini dipublikasikan di YMCA dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s