VIRUS PASAR KEUANGAN GLOBAL

Setelah upaya penyelamatan likuiditas korporasi kredit disetujui oleh Kongres Amerika sebesar USD 700 billion, berlanjut ke daratan Eropa bahkan dampaknya segera terasa pada Asia dan belahan dunia lainnya. Menteri keuangan negara Eropa dengan keresahannya berkumpul untuk menentukan langkah yang tepat dalam menghadapi virus pasar keuangan yang telah mendera sangat kronis.

Seusai libur lebaran bursa Indonesia ikut-ikutan sakit. Pada hari pertama pembukaan (6 oktober 2008) market langsung tergerus 10.03%, yang di awali oleh rontoknya saham-saham grup Bakrie. Sepekan sebelumnya Dow Jones secara akumulasi ditutup minus 10% dalam satu pekan, banyaknya berita yang mengkaitkan kejadian luar biasa ini dengan apa yang dialami oleh Dow Jones. Minus 10.03% adalah yang terendah sejak 8 Januari 1998 yang anjlok 11.95%. dan IHSG menyentuh level terendah sejak 2006.

Pada selasa 7 Oktober 2008 market yang sempat terlihat menguat akibat di suspendnya saham-saham Grup Bakrie yang pada perdagangan hari sebelumnya anjlok hingga 30% lebih, namun pada sessi dua market bereaksi negative hingga melemah 29 poin (1.76%) menjadi 1619.72 akibat pengumuman hasil RDG BI yang menaikan suku bunga sebesar 25 bps pada level 9.5%.

Hari selanjutnya market belum menunjukan perbaikan pada pembukaan langsung tergerus hingga 10.38% atau 168.052 poin di level 1451.669. Bahkan pada pukul 11.06 WIB Bursa Efek Indonesia di suspend karena alasan yang belum diketahui. Banyak kalangan mempertanyakan keputusan suspend bursa. Namun apapun yang terjadi diharapkan market tidak mengambil tindakan yang panic, yang dapat mengakibatkan kondisi market yang terserang virus akan menjadi lebih parah. Saatnya bagi kita untuk menahan diri dari tindakan yang irasional dan kita tetap berfikir positif bahwa badai pasti berlalu, ada saatnya menanam ada saatnya menuai, ada saatnya memperoleh keuntungan dan ada saatnya tidak memperoleh keuntungan. Yang harus kita yakini bahwa Tuhan akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya.

Percaya bahwa pengharapan tetap ada jika kita berpegang pada NYA, hingga saatnya virus pasar keuangan global akan di ubahNYA menjadi madu yang manis dan menyehatkan.

Salam Damai bagi seluruh entitas pasar modal.

 

 

 

Ari Widiatmoko

Fund Manager

Recapital Asset Management

Recapital Building

Jl. Adhityawarman Kav.55, 10 – 11 th Floor

Jakarta 12160. INDONESIA

Phone     : 021 – 7202277 (hunting)

Email : ari.widiatmoko@recapital.co.id

Tentang joemarbun

Dilahirkan di sebuah propinsi yang kaya minyak bumi, yaitu bumi lancang kuning Riau. 3 bulan setelah lahir, langsung dibawa ke kebun Sei Rokan Riau, di tempat dimana Bapak saya bekerja hingga pensiun. Sampai kelas 1 (satu) SMA, waktunya dihabiskan di Ujung Batu Rokan. Setelah itu Hijrah ke KOta Palembang smpe lulus SMA tahun 1998. Setelah itu ke Medan dan terus ke kota Jogja dan sekaligus studi di Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Hingga saat ini domisiliku di Jogja. Aktifitas selama ini berhubungan dengan sosial dan kemanusiaan. Saat ini mendirikan Lembaga Transformasi dan Advokasi Kesehatan (LeTAK) pada 08 Agustus 2008 (08-08-08) yang berkantor di Jakarta. Tidak hanya sampai disitu. pada awal bulan Januari 2009, saat terjadinya pengrusakan situs Majapahit Trowulan oleh oknum pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI, saya bersama beberapa teman mendirikan sebuah organisasi yang bernama: Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) yang konsen untuk permasalahan-permasalahan Warisan Budaya di tanah air Indonesia.
Pos ini dipublikasikan di Ekonomi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s